Rabu, 30 Desember 2009

Menjelang tahun baru

Tak terasa, tahun 2009 akan segera berlalu dan berganti ke tahun 2010. Kenyataab ini sedikit banyak menyentakkan kesadaranku. Rasanya baru beberapa saat yang lalu aku memasuki tahun 2009, dan kini tiba-tiba aku sudah harus meninggalkannya. Waktu berputar dengan cepatnya dan aku mungkin terlalu sibuk mengejar sang waktu hingga terkadang lupa untuk memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya.


Kucoba kembali menggali semua yang telah terjadi di tahun 2009. Begitu banyak kenangan yang manis untuk dikenang, meskipun tak sedikit kenangan pahit yang mungkin sulit untuk dilupakan. Semuanya melengkapi langkahku di tahun 2009 dan telah membawaku pada hari ini. Biarlah yang manis tetap dalam genggaman sementara yang pahit menjadi pelajaran yang berharga bagiku. Bagaimanapun juga, rasa pahit itu telah menyadarkanku dari keterlenaanku.

Menjelang tahun baru 2010, aku menyimpan harap semoga saja semuanya akan jauh lebih baik dari tahun 2009. Semoga saja pelajaran berharga yang telah aku dapatkan di tahun 2009 dapat menjadi bekalku melangkah di tahun 2010.

Dari sekian banyak kenangan manisku di tahun 2009, salah satunya ada sangkut pautnya dengan blog. Pada tahun 2009 inilah ketertarikanku pada blog dan aktivitasku ngeblog sedang sangat tinggi. Rasanya aku pengen selalu punya waktu untuk menulis dan menulis. Sementara saat hasrat menulis sedang menggebu, namun tak ada ide yang dapat dituangkan... rasanya jadi kesal sekali. *tersipu*

Pada tahun 2009 pulalah, aku pertama kali mendapatkan award pertamaku. Senang..? Tentu saja... Apalagi ternyata award itu diikuti oleh award-award lainnya yang tak kalah cantiknya. Rasanya senang sekali jika ada sahabat yang berbagi awardnya denganku. Seperti kali ini, saat mbak Annie dan FaiS membagikan awardnya yang keren-keren padaku. Untuk mbak Annie dan FaiS, terima kasih banyak ya....


Award dari mbak Annie


Award dari FaiS

Aku merasa, selama tahun 2009 telah banyak menerima award dari teman-teman. Meskipun aku pun selalu membagikan awardku pada beberapa sahabat, namun selama ini award yang kubagikan adalah award yang aku dapatkan juga dari para sahabat. Baru sekali aku dapat membagikan award hasil karyaku sendiri kepada sahabat-sahabatku di dunia maya. Oleh karena itu, dalam kesempatan istimewa ini, dalam rangka menyambut tahun baru 2010, aku kembali ingin berbagi award hasil karyaku sendiri kepada para sahabat. Dan inilah award hasil karyaku itu....

Photobucket



Photobucket


Nah, award hasil karyaku itu ~yang meskipun sangat sederhana~ ingin aku bagikan kepada :
Aishalife
Ajeng
A. Guntur Cahyadi
Anazkia
Ani Rostiani
Ateh75
Aviorclef
Beccelawo
Brencia Kerens
Budiawan Hutasoit
Cerita Tugu
Come and Share
Dhe
Dinoe
Dwina
Edwin Personal's Blog
Elpha
Erik ~pondokku~
F2 blog
FaiS
Fanda
Fanny ~Sang Cerpenis~
Ferdifolutions
Henny Y. Wijaya
Ichaelmago
Ira Rachma
Irma Senja
Itik Bali
Ivan Kavalera
Jeng Sri
Jhoni
Jimox
Kabasaran
Kak Ega Punya Cerita
Kuyus is Cute
Laksamana Embun
Linda Belle
Marcellino Agatha
Munir Ardi
Newsoul
Noor's Blog
Nuansa Pena
Nura
Rangga Goblog
Ratna (Nana Site)
Rizky2009
Rosi Atmaja
Setiawan Dirgantara
Setia Kasih
Si Isna
Sinta ~Jendelaku Menatap Dunia~
Sibaho Way
Kang Sugeng R.
Tisti Rabbani
Trimatra
Vie-three
Vicky Laurentia
Wendy
Wisata Riau
Yans Dalam Jeda
Yolizz
Yunna
Yanuar Catur
Zahra Latifa

Untuk teman-teman semua.... semoga awardnya dapat diterima dengan senang hati. Maaf gak bisa pasang link-nya satu persatu. Maaf ya....




Minggu, 27 Desember 2009

Blog dan tulisan

Dulu, pertama kali melihat blog -secara tak sengaja- lewat internet kantor, aku keheranan dan takjub sekali. Banyak pertanyaan yang muncul dalam benakku. Bagaimana seseorang bisa menampilkan tulisannya di internet dan bisa dibaca oleh banyak orang ? Bagaimana seseorang bisa memasukkan foto-fotonya dalam blog tersebut ? Kok bisa membuat tampilan blog yang sangat menarik ? Dan masih banyak pertanyaan lainnya. Intinya, saat itu aku berpikir bagaimana cara mereka melakukannya dan betapa 'keren'nya mereka yang bisa membuat blog hehehe...

Semakin banyak blog yang kulihat, maka semakin besar rasa ingin tahuku, makin besar pula keinginanku untuk memiliki blog juga. Hingga pada akhirnya -entah bagaimana awalnya- tiba-tiba aku bisa membuat blog. Surprise...! Pertama kali melihat blogku yang masih polos tampil... rasanya bangga sekali. Walaupun pada awalnya aku kebingungan mau nulis apa. Sewaktu akhirnya aku bisa menuliskan sesuatu, itupun tulisannya pendek sekali.

Seiring dengan berjalannya waktu, kemampuan menulisku pun makin berkembang. Maklum saja, blog memang tak bisa dipisahkan dari tulisan. Dengan media blog inilah, maka aku belajar menuangkan pikiran lewat bahasa tulisan sedikit demi sedikit. Ternyata makin lama aku makin menikmati aktivitas menulis. Namun selama ini yang bisa aku tuliskan hanyalah segala hal yang terjadi di seputarku. Namun tak masalah, dengan pencapaianku sampai hari ini aku sudah sangat bangga, walaupun mungkin bagi orang lain hanya biasa saja hehehe......

Saat ini aku sedang suka menulis dan aku merasa tulisanku makin membaik. Oleh karenanya sewaktu sahabat blogger : Nuansa Pena menawarkan salah satu dari sekian banyak koleksi awardnya, maka tanpa perlu waktu lama, aku tahu award apa yang aku inginkan. Award yang kupilih itu adalah sebuah award temanya yang tak jauh dari dunia tulisan yaitu : Writing Award 2009. Sengaja aku pilih award itu supaya bisa membuatku semakin bersemangat untuk terus belajar menulis...!


Ohya, ada syarat yang disertakan oleh Nuansa Pena bagi yang memilih award, yaitu : menuliskan award keberapa dan alasan memilih award tersebut. Terus terang saja, aku tak tahu lagi ini award ke berapa. Tapi yang jelas, postingan ini adalah postinganku yang ke-82 yang membicarakan tentang award. Sementara alasan mengapa aku memilih award ini adalah karena award ini menggambarkan semangat dalam menulis..! Untuk Nuansa Pena, terima kasih karena sudah berbagi award yang sangat indah.

Award itu selanjutnya akan aku bagi-bagikan kembali kepada sahabat blogger yang telah mencapai postingan di atas 100 buah. Semoga tetap semangat menulis dan berbagi (lewat tulisan). Semangat untuk terus berkarya...




Jumat, 25 Desember 2009

Hadiah Terindah

Aku pernah membaca sebuah kisah yang indah sekali. Kisah yang dituturkan John Catenacci itu berjudul "Hadiah Terindah" dan merupakan salah satu kisah dalam buku Chicken Soup for The Soul (Graphic Novel). Kisahnya kurang lebih seperti ini ....

John dan Carrie mempunyai seorang Kakek. Sayangnya sang Kakek telah 4 tahun lamanya menjauh dan memusuhi anak dan cucunya. Semua berawal dari sebuah kejadian yang menyebabkan kemarahan Kakek. Kebetulan sang Kakek adalah pria yang sangat keras kepala, tipe laki-laki tua Italia pedalaman.


Suatu kali, menjelang perayaan Paskah, John dan adiknya -Carrie- mencoba menjumpai Kakek-nya. Mereka mengajak agar sang Kakek mau datang ke rumah mereka dan merayakan Paskah bersama. Namun ternyata upaya John dan Carrie tidak mendapatkan tanggapan dari sang Kakek. Akhirnya, John dan Carrie pulang dengan hati sedih.

Beberapa hari kemudian Carrie minta tolong John untuk memberikan alamat rumah sang Kakek. Carrie berkata bahwa dia telah membuat sebuah surat yang akan dikirimkan kepada Kakek-nya. Carrie yakin sekali, setelah menerima surat itu, Kakek pasti akan datang ke rumah mereka pada hari Paskah nanti.

Tetapi ketika Hari Paskah tiba, tidak ada berita apapun dari Kakek. Namun Carrie masih yakin bahwa Kakek pasti akan datang, meskipun John berulang kali meyakinkan Carrie bahwa Kakek tidak akan datang. Hingga saat menjelang makan malam, dan semua sudah siap di meja makan, Kakek juga belum datang. Melihat meja makan hanya tersedia 4 kursi, untuk ayah, ibu, John dan Carrie, maka Carrie langsung mengambil sebuah kursi lagi yang diletakkan di ujung meja untuk sang Kakek.

Semula John sempat melarang Carrie melakukan hal itu dengan mengatakan bahwa yang dilakukan Carrie adalah sia-sia saja. Namun ayah dan ibu tetap mengijinkan Carrie menambah satu kursi lagi di ujung meja. Sesaat sebelum makan malam, Carrie mengucapkan doanya :

Ya Tuhan, jauhkan kebencian di hati kami. Hindarkanlah kami dari penyakit iri dan marah. Dan bantulah Kakek kami memiliki hati pemaaf yang akan membuatnya kembali kepada kami sekeluarga. Kabulkanlah doa kami. Amin.

Baru saja Carrie menyelesaikan doanya, ternyata Kakek muncul di ruang makan. Rupanya, surat yang dikirim Carrie melunakkan hati sang Kakek. Dan inilah surat Carrie yang ditunjukkan sang Kakek kepada seluruh keluarga Carrie....



Dari gambar itu Kakek menangkap kesan yang ingin disampaikan Carrie bahwa kehadiran Kakek sangat dibutuhkan untuk mengobati hati yang patah itu. Sejak saat itu, hubungan Kakek dan keluarga Carrie sudah mencair dan hangat kembali. Saat Kakek meninggal beberapa bulan kemudian, surat Carrie itu masih tersimpan di antara tumpukan baju-baju Kakek.

Pelajaran yang didapat dari cerita di atas adalah :

  1. Kekerasan dapat dikalahkan dengan kasih sayang yang tulus
  2. Selagi ada kemauan, pasti ada jalan
  3. Tak ada usaha yang sia-sia, hanya saja kita harus sabar menunggu hasilnya

*******

Kebetulan, pada hari ini aku juga mendapatkan Hadiah Terindah dari seorang sahabat blogger. Sebenarnya sih, dia memberikan hadiah ini sudah beberapa hati yang lalu, namun karena ada masalah dengan internetku... jadi hadiahnya baru bisa aku jemput hari ini.

Rizky2009 telah membagikan 20 award kepada beberapa orang sahabatnya. Kebetulan blog The Others... kebagian juga. Terima kasih banyak untuk Rizky 2009. Namun kali ini aku hanya mengambil 8 (delapan) buah award seperti di bawah ini :





Nah.., banyak sekali ya..? Semua award itu akan aku bagikan juga kepada beberapa orang sahabat blogger. Mereka adalah : siapa saja yang telah meluangkan waktu untuk berkunjung ke blog ini. Terima kasih semuanya...


Selasa, 22 Desember 2009

Mengenang persahabatan

Ini cerita tentang persahabatan yang dijalin oleh salah seorang temanku. Dia mengenal sahabatnya baru sekitar 11 tahun yang lalu, saat mereka berdua sama-sama diangkat sebagai CPNS. Walaupun baru kenal, dan ternyata ditempatkan di 2 satuan kerja yang berbeda, persahabatan mereka ternyata dapat terjalin makin kuat dari hari ke hari.

Mereka berdua memiliki banyak perbedaan, namun ternyata persahabatan dapat mereka jalin dengan indahnya. Berbagi suka duka bersama membuat ikatan menjadi lebih kuat. Hingga suatu kali, temanku mendapatkan berita bahwa sahabatnya menderita penyakit yang mematikan... kanker payudara.

Tentu saja berita itu sangat mengejutkan, apalagi mereka berdua seusia dan masih sama-sama muda. Usia mereka belum lebih dari 35 tahun saat ini. Temanku ini sangat mendukung usaha yang dilakukan sahabatnya untuk berjuang melawan penyakitnya. Kemoterapi yang menyakitkan itu dijalani terus menerus... dengan harapan dapat kembali sembuh seperti sedia kala.

Hingga akhirnya, 5 hari yang lalu temanku mengirimkan SMS padaku di malam hari, mengabarkan bahwa sahabatnya dalam kondisi kritis di RS. Selama sahabatnya dirawat di RS, temanku selalu berusaha meluangkan waktu untuk membezuknya. Tiga hari kemudian (tepatnya hari Minggu), pagi-pagi sekali, temanku dengan tersedu mengabarkan bahwa sahabatnya telah berpulang.... terkalahkan oleh penyakit kanker yang dideritanya.

Rupanya kehilangan yang sedemikian besar dialami oleh temanku itu. Baru saja aku membaca statusnya di Facebook yang berbunyi : "merindukanmu".... Ya Allah, aku terharu sekali membacanya... Sebuah kerinduan yang tulus dari sahabat atas kepergiannya yang begitu tiba-tiba.

Kemudian hal yang membuatku semakin terasa sesak di dada adalah... temanku ini memasang foto profil sahabatnya (yang sedang memeluk anak perempuannya) di Wall Facebook-nya. Ditambah dengan komentarnya : "miss you...." di bawah foto sang sahabat. Kemudian, pada foto anak dari sahabatnya itu ditulisnya : "kamu sangat mirip mama sayang.."

Meskipun aku belum pernah merasakan kehilangan sebesar yang dirasakan temanku ini namun aku bisa memahami perasaannya. Aku bisa mengerti sakitnya kehilangan seperti yang dirasakannya saat ini. Kehilangan seseorang yang sangat dekat di hati memang menyakitkan... Apalagi mengingat usia sahabatnya masih sangat muda dan meninggalkan seorang anak cantik yang baru berusia 4 tahun....

Semua orang akan 'pergi' suatu saat nanti, hanya saja kepergian yang terjadi di saat usia masih sangat muda... selalu saja menyesakkan dada ketika terdengar orang-orang akan berbisik : "dia masih sangat muda....."

Tulisan ini aku dedikasikan kepada NUKE dan EVA... Persahabatan kalian memberikan banyak pelajaran bagiku.



******

Untuk mengenang persahabatan yang indah itu, kali ini aku akan membingkai wujud dari persahabatan dari sahabat-sahabat dunia mayaku, mbak Elly dan mbak Annie yang telah menghadiahkan award cantik untukku.


Award dari Mbak Elly dan Mbak Annie


Award dari Mbak Annie

Terima kasih mbak Elly dan mbak Annie atas persahabatan selama ini... Terima kasih juga untuk award yang dibagikan kepadaku. Semoga persahabatan ini, meskipun berawal dari dunia maya... dapat terjalin dengan indah dari hari ke hari. Amin...

Dan selanjutnya, award ini ingin aku bagikan kepada mbak Anazkia, mbak Anna, mbak Sinta, mbak Narti dan
mbak Nura. Semoga awardnya diterima dengan senang hati ya.... Salam persahabatan...



Minggu, 20 Desember 2009

Aku dan buku

Aku mengenal buku sejak kecil, karena kebetulan Ayahku adalah pecinta buku juga. Ayahku adalah orang yang sangat telaten merawat buku-buku koleksinya. Jadi tak perlu heran, jika koleksi bukunya masih rapi dan bagus. Bahkan, saat aku masih kecil, aku bisa ikut membaca koleksi komik milik Ayahku.


Kebiasaan membaca buku makin tertanam dalam diriku. Kalau dulu sewaktu aku sekolah, aku tak mampu membeli buku sendiri. Mengharapkan orang tuaku membelikan aku banyak buku juga tidak mungkin, karena prioritas orang tuaku adalah penyediaan dana untuk pendidikanku. Maklum saja, kedua orang tuaku bukanlah orang yang kaya raya. Sehingga, saat sekolah, aku cukup puas dengan membaca buku-buku pinjaman.


Namun kini, semenjak aku memiliki penghasilan sendiri, aku selalu lapar mata setiap melihat tumpukan buku. Jika sudah melihat buku bagus, apalagi yang ada diskonnya, maunya aku buru-buru untuk membelinya. Untung saja, suamiku memahami nafsuku yang satu ini hehehe. Namun "sayang"nya.... kebiasaan buruk ini sudah menurun pada Shasa. Sehingga, sudah beberapa kali kesempatan belanja buku, yang selalu mendapatkan jumlah buku paling banyak bukan lagi aku..., tapi Shasa...!

Setelah banyak buku menumpuk di rumah mungil-ku.., aku jadi kebingungan sendiri. Aku mulai berpikir mencarikan tempat untuk menyimpan buku-buku yang pernah aku beli itu. Nah..., pada saat itulah ada pemikiran baru yang terlintas di benakku. Saat memandangi tumpukan buku-buku itu..., baru kusadari bahwa semua buku itu hanya sempat aku baca sekali saja.

Terkadang memang muncul keinginan untuk membaca ulang sebuah buku, tapi sejauh ini selalu gagal. Mengapa begitu ? Karena pada saat keinginan itu mau aku laksanakan.., aku sudah memegang buku baru lagi yang pasti lebih menggelitik untuk dibaca. Jadi, selalu saja, kahadiran buku baru mengalihkan perhatianku dari buku lama.

Kalau begini.., kupikir-pikir lebih efisien pengalaman masa laluku daripada masa kini. Maksudnya, lebih menguntungkan membaca buku pinjaman daripada membaca buku dengan cara membeli..! Padahal, buku-buku itu setelah aku baca seringkali tak tersentuh lagi... Namun, aku sangat mencintai buku-buku itu, dan belum ada keinginan untuk melepasnya. Karena, aku punya pemikiran bahwa buku-buku bagus itu, kelak akan berguna untuk dibaca Shasa. Sama sepertiku, yang mengambil keuntungan dengan membaca buku-buku koleksi Ayahku sewaktu beliau masih muda dulu.

Kalau ngomongin buku memang tak ada habisnya untukku. Apalagi kalau yang diajak bicara adalah si kutu buku : Mbak Fanda. Hanya saja, kali ini topik pembicaraanku dengan mbak Fanda bukanlah tentang buku, melainkan tentang... award..! Mbak Fanda yang sedang kebanjiran award itu telah menghadiahkan 7 buah award sekaligus untukku. Kata mbak Fanda, sebagai pengobat sakitku hehehe.



Terima kasih banyak mbak Fanda untuk award-awardnya. Ternyata, awardnya berhasil menghalau rasa stres-ku. Dan award ini akan aku bagikan kembali kepada beberapa orang sahabat, yaitu : Mbak Elpha,
Yolizz, Ichaelmago, mbak Ira dan mbak Irma. Semoga awardnya diterima dengan senang hati ya...



Sabtu, 19 Desember 2009

Harusnya tak begini

Harusnya tak begini, batinku berulang kali. Pekerjaan yang menumpuk ini sempat membuatku kalang kabut, menyelesaikannya dalam waktu yang nyaris bersamaan. Pusing memang, tapi mau bagaimana lagi ? Semua pekerjaan itu menjadi tanggung jawabku. Hanya sayangnya, pekerjaan-pekerjaan itu datang di saat yang hampir bersamaan. Andai saja pekerjaan-pekerjaan itu datangnya satu persatu...




Ya.., harusnya tak begini. Pada saat aku konsentrasi dalam menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan itu, aku masih harus dikejar-kejar dengan deadline tutup tahun anggaran. Astaga..., rasanya waktu berjalan demikian cepatnya. Padahal, pekerjaan masih sedemikian banyaknya, sampai-sampai aku bingung harus menyelesaikan yang mana terlebih dulu. Andai saja aku punya lebih banyak waktu.....

Memang harusnya tak begini kejadiannya. Mengapa di saat pekerjaanku sedemikian banyaknya, didesak dengan deadline anggaran pula... masih ada lagi tambahan 'pekerjaan' yang lain. Ya, pemeriksaan dari 3 lembaga berbeda dalam waktu yang bersamaan membuatku kalang kabut membagi perhatian. Inspektorat Kota, Inspektorat Propinsi dan juga Badan Pemeriksa Keuangan... datang dalam waktu yang bersamaan. Padahal setiap pemeriksaan selalu membutuhkan data segala macam untuk dicukupi guna melengkapi berkas pemeriksaan. Andai saja mereka datang di awal tahun, di saat kegiatan dan pekerjaan sedang 'sepi'....

Aku pikir, harusnya tak begini...... Kebetulan saja, mulai dari pucuk pimpinan sampai atasan langsungku semuanya orang 'baru'. Hal itu mau tak mau membuatku harus menyisihkan waktu dan tenaga agar aku sewaktu-waktu siap jika dipanggil mereka untuk dimintai penjelasan dan data-data pendukung lainnya. Bahkan aku juga harus hadir jika anggota dewan yang terhormat (yang kebetulan juga orang 'baru' semua) menghendaki adanya dengar pendapat dan sejenisnya. Andai saja ada orang 'lama' sebagai atasanku....

Kurasa, harusnya tak begini... Kemarin dokterku bilang bahwa sakit maag dan (alergi) gatal-gatalku karena aku sedang stres. Makanya dokterku menyarankan agar aku tak terlalu memikirkan pekerjaanku. Selama ini aku selalu bisa 'mencuri waktu' untuk blogging sebagai sarana refreshingku. Namun, semenjak makin sedikitnya waktu luangku dan semakin terasa lelah fisik serta psikisku, aku tak bersemangat lagi melakukan blogging. Andai saja aku dapat menikmati lagi keasyikan blogging sebagai sarana relaksasiku....

Ya.. ya.. ya.., cukup sudah aku mengeluhkan semuanya. Cukup sudah aku beranda-andai.. karena kutahu semua itu tak akan membuatku menjadi lebih baik. Semua sudah terjadi, dan kuyakin pengalaman bekerja di bawah tekanan itu bisa membentukku menjadi pribadi yang lebih kuat lagi. Bagaimanapun aku mengakui, bahwa semua kejadian di atas itu memberikan banyak pelajaran berharga untukku. Setidaknya, aku mendapatkan banyak bekal untuk melangkah maju ke depan.

Kini waktuku untuk memajang award... Sudah banyak hutang award yang belum sempat aku pajang, dari Mas Cahyadi, RanGGaGoBloG, mbak Fanda dan terakhir mbak Elly. Duh, deretannya sudah memanjang lagi setelah kemarin sempat aku tuntaskan. Sekarang aku pajang yang dari Mas Cahyadi dan RanGGaGoBlog dulu, karena kebetulan awardnya sama.

Mas Cahyadi sengaja membagikan award kepada sahabat-sahabatnya yang telah berkunjung ke blognya, dan aku termasuk salah satu yang berkunjung. Jadi aku boyong deh 3 buah award dari 7 buah award. Kebetulan ketiga award itu kebetulan sama persis dengan award yang dibagikan RanGGaGoBloG untuk sahabat-sahabatnya dan kawan yang dapat pertamax dan kelimax di komentar (kebetulan... aku yang dapat pertamax hehehe). Inilah award-award itu...


Akhirnya, seperti biasa, adalah saatnya bagi-bagi award. Kali ini award akan aku bagikan kepada : Inuel, mbak Aisha, Dhe, Bang Dinoe dan Marcellino Agatha. Bersama award ini aku ingin menyapa sahabat-sahabat lama yang telah sekian lama tak berbagi kabar denganku. Maafkan jika karena kesibukanku..., aku tak lagi sempat mengunjungimu. Semoga awardnya dapat diterima dengan senang hati...

Minggu, 13 Desember 2009

Perasaan bersalah

Akhir-akhir ini aku sering dirasuki perasaan bersalah nih. Perasaan bersalah yang muncul karena aku tak mampu menjalankan silaturrahmi, baik itu dengan saudara dan teman di dunia nyata maupun di dunia maya. Seperti yang aku sampaikan beberapa hari ini, bahwa kesibukanku di tempat kerja sedang menuntut banyak waktu dan perhatianku.




Bagaimana mau bisa bersilaturrahmi, jika aku sampai di rumah seringkali sudah malam. Sesampai di rumah pun aku masih harus menjalankan fungsi sebagai ibu rumah tangga. Waktu istirahat yang tak banyak, seringkali aku manfaatkan untuk tidur. Dengan demikian, acara silaturrahmi jadi terpinggirkan untuk sementara waktu.

Begitu juga dalam urusan blogging. Waktuku untuk menyapa sahabat-sahabat blogger jadi jauh berkurang. Bahkan seringkali selama beberapa hari, aku tak sempat blogging sama sekali. Dulu..., aku masih sempat menjawab satu persatu komentar dari sahabat terhadap setiap postinganku. Namun kini, aku hanya sempat membacanya, namun tak sempat aku komentari satu persatu. Waktu untuk menjawab komentar itu, lebih baik aku gunakan untuk berkunjung ke rumah sahabat blogger yang lain.

Perasaan bersalah seringkali muncul ketika aku tak bisa langsung mengunjungi sahabat-sahabat yang telah mampir ke blogku. Entah itu yang sudah memberikan komentarnya pada tulisanku, atau pun yang telah meninggalkan pesannya di shoutmixku. Padahal aku memerlukan waktu yang lama jika blogwalking, karena aku tak menginginkan hanya numpang lewat, namun aku ingin juga membaca tulisan sahabat-sahabat semua sebelum memberikan komentarku. Masalahnya, waktuku untuk itu tak lagi banyak. Maaf bagi para sahabat yang terpaksa jarang aku kunjungi. Bukan aku tak mau berkunjung, namun karena waktuku tak banyak untuk silaturrahmi.

Sementara itu, di sempitnya waktu silaturrahmiku, beberapa sahabat masih mengingatku meski aku jarang mampir. Perhatian mereka terwakili dengan mengirimkan bingkisan award buatku. Sekali lagi aku didera perasaan bersalah, karena aku tak mampu langsung memajang awardnya. Dan, daripada menunda waktu lebih lama lagi, maka dalam kesempatan ini aku akan langsung memajang award dari beberapa sahabat sekaligus, yaitu :

1. dari Bli Jhoni yang telah meninggalkan komentar di salah satu postinganku dan memintaku mengambil award darinya :

2. dari mbak Annie yang telah meninggalkan pesan di shoutmix-ku untuk mengambil award di blognya


3. dari mbak Ninneta yang tak lupa berbagi awardnya untuk aku


4. dari RanggaGoblog yang berbagi award cantik ini :


Keempat award di atas akan aku bagikan kepada beberapa orang sahabat yaitu : Mas Trimatra, Yanuar Catur, Itik Bali, Yolizz dan Yunna. Semoga awardnya diterima dengan senang hati, dan sedikit bisa mengurangi rasa bersalahku pada sahabat semua. Terima kasih.... dan salam persahabatan...

Kamis, 10 Desember 2009

Mbak Fanda dan Award

Beberapa hari ini aku sudah posting award yang selama ini menumpuk dalam gudangku. Kali ini aku kembali akan posting award yang aku dapatkan dari mbak Fanda. Mbak Fanda telah sangat rajin berbagi award denganku selama ini. Terima kasih banyak ya mbak..., berkat mbak Fanda aku yang sempat absen lama masih kebagian rejeki pada musim hujan award kali ini.




Kembali ke masa lalu, award pertama yang aku terima datangnya dari Mbak Fanda juga. Saat itu tak terkira bahagia hatiku saat menerima award itu. Maklum, sebagai pendatang baru saat itu, hadirnya award seakan merupakan tanda bagiku bahwa kehadiranku telah diterima dalam komunitas rekan-rekan blogger. Selanjutnya mbak Fanda sangat rajin mengirimkan award buatku.

Kalau aku tak salah menghitung, award yang sudah aku dapatkan dari mbak Fanda sebelumnya sejumlah 18 buah. Sementara kali ini mbak Fanda mengirimkan 4 buah award lagi buatku. Jadi, seluruh award yang telah aku dapatkan dari mbak Fanda sejumlah 22 buah. Wow... banyak sekali ya... dan ternyata, mbak Fanda adalah "pendonor" award terbanyak untukku. Terima kasih banyak mbak...

Mbak Fanda juga memiliki keistimewaan lagi bagiku. Dialah, satu-satunya blogger yang pernah bertemu denganku (kopdar ceritanya) sebanyak 2 kali. Pertemuan pertama kami terjadi pada tanggal 11 Juni 2009 yang lalu, saat aku sedang dinas ke Surabaya. Pertemuan kedua terjadi pada 8 Desember 2009 yang lalu. Kedua pertemuan itu terjadi saat aku sedang dinas ke Surabaya, dan sebelum pulang menyempatkan diri sebentar untuk bertemu dengan Mbak Fanda. Meskipun kedua pertemuan itu singkat, tapi berkesan lho...

Cerita tentang mbak Fanda, rasanya sudah banyak yang tahu, karena banyak blog sahabat yang sudah mengulas profil mbak Fanda. Si "kutu buku" yang energik dan kreatif ini benar-benar telah menunjukkan semangatnya, khususnya dalam ngeblog. Dengan banyaknya bakat yang dimilikinya, maka blog yang diasuhnya juga beragam. Aku sungguh salut dengan kemampuannya itu.
Kembali kepada award yang dibagikan mbak Fanda padaku, maka inilah keempat award itu...




Seperti biasanya, maka aku akan kembali membagikan award ini. Kali ini aku ingin berbagi keempat award itu dengan :
FaiS (belajar Ngeblog), Ferdivolutions (Pavilyun Ferdi), a-chen blog, NanLimo (Sungai Kuantan) dan Sibaho-Way. Semoga award-award tersebut dapat diterima dengan senang hati... sebagai sarana menjalin tali silaturahmi diantara kita. Salam persahabatan....

Selasa, 08 Desember 2009

Kesibukan di akhir tahun

Tak terasa akhir tahun 2009 sudah semakin dekat. Tinggal beberapa hari lagi, kita akan meninggalkan tahun 2009 dan menyongsong tahun 2010. Rasanya waktu berlalu cepat sekali... dan tiba-tiba aku sudah kembali dihadapkan pada akhir tahun.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, akhir tahun selalu saja memberikan kesibukan yang luar biasa bagiku. Akhir tahun adalah saat untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang belum terselesaikan pada tahun itu. Akhir tahun juga merupakan saat untuk melakukan evaluasi terhadap semua pekerjaan yang telah dilakukan. Tak lupa, waktunya untuk menyusun langkah di tahun yang akan datang.

Sibuk... sibuk... sibuk.... Sudah beberapa tahun ini aku tak dapat mengambil cuti pada akhir tahun, karena kesibukan itu. Makanya aku seringkali merasa cemburu pada teman-teman yang bisa mengambil cuti di akhir tahun dan menikmati liburan panjang menjelang pergantian tahun. Kapan ya aku dapat melakukan hal yang sama....

Bicara tentang pekerjaan yang belum terselesaikan, aku jadi ingat masih punya hutang untuk majang award. Kali ini aku akan memajang award yang aku dapatkan dari Si cantik Yolizz. Beberapa saat yang lalu Yolizz telah membagikan bingkisan berisi 7 award kepada semua temannya yang telah meluangkan waktunya untuk mampir ke blognya : Coretan Kehidupanku. Karena aku juga mampir kesana, maka dengan senang hati aku boyong award yang dibagikannya itu. Terima kasih ya... Maaf baru sempat diposting sekarang dan jangan kapok bagi-bagi award lagi untukku hehehe....


Ketujuh award itu sengaja aku masukkan dalam sebuah wadah, biar aku tak kesulitan membawanya pulang. Semoga saja Yolizz tak berkeberatan. Tumpukan award itu selanjutnya akan aku bagikan kembali kepada beberapa orang sahabat ngeblogku, yaitu : Edwin's personal blog, Bli Jhoni, mbak Irma, mbak Brencia dan RanggaGoBloG. Semoga diterima dengan senang hati ya...

Senin, 07 Desember 2009

Tentang kasih sayang

Kasih sayang bisa datang dari siapa saja dan kepada siapa saja. Kasih sayang tak memandang harta dan kesempurnaan fisik. Jika rasa sayang sudah muncul di hati, maka tak seorangpun yang bisa mengusirnya pergi. Setiap orang berhak menyayangi dan juga disayangi... tanpa kecuali.

Sah-sah saja jika orang kaya menyayangi orang miskin, ataupun si cakep menyayangi si buruk rupa. Tapi sejujurnya, seringkali orang menghendaki segala hal yang 'sepadan'. Sehingga, aku sering mendengar yang seperti ini, "cewek-nya cantik banget kok mau ya jalan dengan orang gendut dan pendek gitu ?" atau "cowoknya tajir gitu kok suka dengan cewek yang dandanannya kampungan seperti itu ?"


Lucu juga mendengarnya. Memangnya si jelek harus dapat si jelek, sementara si cantik juga harus dapat si ganteng...? Terus yang kaya harus dapat yang kaya juga...? Kalau begitu, kasihan yang menjadi si jelek dan si miskin bahkan untuk urusan kasih sayang pun mereka harus 'dibatasi'.

Beberapa saat yang lalu aku membaca sebuah kisah yang menggambarkan kasih sayang yang tulus antara seorang pria sempurna yang gagah dan ganteng dengan seorang wanita yang cacat. Sang wanita tidak mempunyai kaki sama sekali, bahkan wanita itu tidak memiliki pinggul (bagian dari pangkal paha hingga batas pinggang), sehingga sulit sekali duduk karena tidak memiliki alas dibawah pinggang tersebut. Kondisi itu tidak membuat kasih dalam diri sang pria pupus, bahkan dia tetap menikahi wanita itu hinga kini mereka dikarunai 2 anak yang sehat.

Allah Maha Kuasa, ternyata kasih sayang yang murni dan tulus itu ada. Kasih sayang yang tidak memandang harta, kecantikan dan kesempurnaan fisik semata. Allah telah menciptakan orang-orang seperti pria tersebut, yang tetap memiliki keberanian untuk menunjukkan kasih sayangnya kepada sang istri, bagaimanapun kondisinya.

Kisah itu benar-benar membuatku terharu. Seandainya setiap orang memiliki rasa kasih sayang yang tulus kepada sesama, tanpa melihat bagaimana 'kondisi'nya.. betapa damainya dunia. Seandainya setiap orang memiliki semangat untuk menyebarkan kasih sayang kepada sesama, berbagi dan memberi kepada sesama... akan semakin indah dunia.

Seperti yang telah dilakukan oleh sahabat dunia mayaku, mas Cahyadi, yang sangat suka mengajarkan kasih sayang dalam tulisan-tulisannya. Selain itu mas Cahyadi juga sangat suka berbagi dan beberapa saat yang lalu kembali dia berbagi award. Dan sebagaimana tema yang sering diusung dalam blognya, awardnya pun berjudul "Award Kasih". Terima kasih banyak untuk awardnya mas...., maaf ya kalau aku telat banget majang awardnya disini.


Selanjutnya award ini ingin aku bagikan kembali kepada beberapa sahabat dunia mayaku, yaitu : Angga Chen, Bang Pieter, kang Sugeng, Agung Aritanto, Aliaz dan Jimox. Diambil ya awardnya.. dan semoga diterima dengan senang hati...


Uff... lega nih, satu lagi award sudah terpajang... tapi ternyata masih banyak tumpukan award lainnya di lemari. Semoga besok ada waktu untuk posting award yang lain deh... Semoga... Sudah dulu ya kawan.., mohon ijin untuk istirahat dulu nih... Bye for now...


Sabtu, 05 Desember 2009

Pencapaian

Semenjak aku mengenal facebook, aku telah bertemu dengan banyak sekali teman-teman lama. Mulai dari teman-teman Sekolah Dasar sampai kuliah. Teman-teman yang telah sekian lama tak ada kabarnya, dapat terjaring juga melalui situs jejaring sosial yang sangat fenomenal pada saat ini, facebook.

Mau tak mau aku harus berterima kasih kepada Mark Zuckerberg atas 'jasa'nya menjembatani perbedaan ruang dan waktu yang selama ini tak tertembus. Pencapaian Mark Zuckerberg dalam hidupnya memang tergolong luar biasa, demikian juga pencapaian dari facebook. Dalam waktu singkat, facebook mampu menjaring banyak sekali anggota.


Aku sendiri telah mendapatkan banyak pencapaian melalui facebook. Dalam waktu singkat, aku bisa menemukan kembali jejak teman-teman lama bahkan kemudian bisa bertemu dan berkumpul lagi dengan mereka. Sesuatu lompatan yang tak terduga sebelumnya. Loncatan pencapaian yang terbantu oleh kehadiran facebook.

Lebih dari itu, komunikasi-ku dengan teman-teman lama dapat tersambung kembali. Pada akhirnya aku dapat melihat pencapaian yang telah dicapai teman-temanku dalam hidupnya. Pencapaian yang bukan hanya dapat dilihat dari jabatan yang dia duduki sekarang, ataupun dari besarnya pendapatan yang diperolehnya. Bukan pula hanya dilihat dari materi yang telah berhasil dikumpulkannya. Namun lebih dari itu, pencapaiannya dalam memaknai hidup dengan kearifan dan kebijaksanaan, kedewasaannya dalam mensikapi pahit getirnya hidup, ketangguhannya dalam menjalani liku-liku kehidupan. Sebuah pencapaian yang tidak dapat dilalui dalam waktu yang singkat.

Pencapaian yang berbeda-beda dari setiap orang memang tergantung kepada kapasitas masing-masing. Dengan kapasitas yang berbeda, tiap-tiap orang akan mendapatkan peran yang berbeda pula. Selanjutnya, tinggal bagaimana tiap-tiap orang memanfaatkan kapasitas dan perannya dengan sebaik-baiknya agar mendapatkan pencapaian yang maksimal dalam hidupnya.

Oleh karenanya jika waktu kita lebih banyak dihabiskan untuk membandingkan pencapaian kita dengan orang lain, maka kita hanya akan diliputi perasaan tidak puas. Dengan menyadari kapasitas dan peran kita masing-masing, kita akan menerima pencapaian yang kita dapatkan dengan penuh rasa syukur.

Itu pulalah yang dialami oleh sahabat blogger yang satu ini : Yunna. Betapa bangga dan senangnya dia, di tengah kesibukannya sebagai pelajar dan pekerja seni, dia berhasil membuat postingan yang ke-100 untuk blognya. Selamat buat Yunna... semoga dia tetap memiliki semangat yang tinggi untuk meraih pencapaian lain yang lebih tinggi. Maaf kalau baru sekarang bisa memajang award hasil karyanya sendiri yang bernuansa coklat dan sangat indah (salah satu bentuk pencapaian yang lain darinya).


Untuk award ini, aku ingin berbagi kepada mbak Ateh, mbak Tisti, mbak Rosie, mbak Ajeng, mbak Anazkia dan mbak Dwina. Semoga diterima dengan senang hati. Nah, selesai sudah acaraku bagi-bagi award, dan aku masih harus menyimpan energi untuk memposting award lainnya yang masih menumpuk di lemariku.


Senin, 30 November 2009

Award dan Blogging

Ternyata hampir seminggu yang lalu blog ini tak sempat aku datangi lagi. Terakhir aku posting tentang award kupu-kupu dari Mbak Fanda, tanggal 24 Nopember 2009 yang lalu. Setelah itu, nyaris aku tak ada waktu untuk blogging dan blog walking. Bukan karena aku tak mau, bukan pula karena aku kehilangan moodku. Bukan itu kawan. Semua itu semata-mata karena aku tak punya banyak waktu.

Sungguh aku merindukan saat-saat dimana aku bisa blogging dengan leluasa. Bisa berkunjung ke blog kawan-kawan satu persatu. Meninggalkan komentar, meninggalkan pesan untuk sekedar meninggalkan jejak persahabatan. Bahkan aku sangat rindu untuk bisa leluasa menulis lagi. Aku rindu semua itu. Namun aku tak bisa menuntaskan rinduku, karena pekerjaanku telah merampas sisa tenagaku yang biasa aku gunakan untuk blogging. Aku tak punya pilihan lain...

Yang aku tahu, dari sedikit waktuku blogging beberapa saat yang lalu, bulan ini ada hujan award. Bahkan di beberapa tempat sedang banjir award. Untuk kali ini, aku tak sempat menikmati hiruk pikuknya hujan dan banjir award di jagad blogosphere. Aku absen kawan....

Tapi tunggu dulu, sebenarnya di sini bukan sama sekali kecipratan award kok. Sebentar kawan, aku hitung dulu. Pada bulan ini aku menerima award yang pertama dari mbak Elly berupa tanda cinta dari sahabat. Award kedua datang dari Becce Lawo yang telah menanugerahkan award yang khusus buatku. Selanjutnya adalah tumpeng tasyakuran dari mbak Ateh atas pencapaian dari blognya. Dan terakhir adalah award kupu-kupu dari mbak Fanda.

Selanjutnya, aku terima award juga dari Ichaelmago. Maaf ya..., baru sekarang aku sempat pajang awardnya setelah sekian lama tersimpan di dalam lemariku. Bukan karena aku tak mau, namun karena baru sekarang aku punya kesempatan. Sebuah award berbuntut backlink... seperti yang dulu pernah aku dapatkan. Dan peraturannya adalah :

Bagi siapa saja yang menerima award ini diharuskan untuk membagikan kembali award ini kepada sepuluh orang temannya. Dan selanjutnya si penerima award harus meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel kamu :
1. Ruri
2. Mas Doyok - New Blog Trik
3. Irfan Rasyid
4. Tutorial Design Grafis
5. Blog Napi Blog
6. Not Yet Titlelized
7. !Rchymera!
8. Mufied
9. ichaelmago
10. Reni Judhanto

Nach sekarang aturannya sebagai berikut : "sebelum kamu meletakkan link di atas, kamu harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link kamu sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat ya, kalian semua harus fair dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah 1.953.125. Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.

Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang kamu inginkan. Dari sisi SEO kamu sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung web para downline kamu mengklik link itu, kamu juga mendapatkan traffik tambahan.

Yang terakhir, pada akhir bulan ini aku masih dapat bonus award dari Afdil. Sebuah award yang manis yang kata si pemberinya bernama Award masterGoMaster. Apapun namanya, aku suka sekali mendapatkannya. Terima kasih banyak untuk Afdil... dan sebagai gantinya award di atas aku berikan kepadamu sebagai tanda terima kasihku.

Yang terakhir, kedua award tersebut di atas aku bagikan untuk sobat baruku di dunia maya : Setia kasih, Ninneta, Yusuf Hermawan dan Nuansa Pena. Semoga kedua award itu dapat diterima dengan senang hati ya.... Salam persahabatan.