Rabu, 27 Januari 2010

Penulis-penulis kecil

Menulis bagiku mungkin bukan hal baru. Hanya saja wujud tulisanku jauh berbeda saat dulu dan sekarang ini. Aku suka menulis sejak dulu, tapi bukan menulis sebuah karangan. Aku dulu suka menulis surat, sejak masih Sekolah Dasar. Sejak itulah aku suka korespondensi dan terus berlangsung sampai aku kuliah.


Lewat surat aku bisa bicara apa saja pada sahabat-sahabat penaku. Dan, kegiatan itu benar-benar aku nikmati sehingga aku punya banyak sahabat pena. Hanya saja, setelah aku disibukkan dengan dunia kerja, maka aku tak lagi sempat menjalani hobby-ku itu. Dab sejak itu, aku tak pernah lagi menulis.


Barulah kurang lebih 15 bulan yang lalu, aku mengenal blog. Mulailah aku menulis lagi, tapi kali ini formatnya berbeda dengan surat. Aku belajar kembali untuk menuangkan apa yang aku rasakan dan aku pikirkan ke dalam bahasa tulisan. Dan... ternyata tidak mudah, meskipun begitu aku sangat bergairah melakukannya.

Sejauh ini aku baru bisa menuliskan berbagai kisah yang ada di seputarku. Aku belum bisa membuat sebuah kisah fiksi. Aku baru sekali mencoba menulis sebuah cerita pendek, dan hasilnya bagiku kurang memuaskan. Makanya, aku salut pada orang-orang yang bisa menulis cerita fiksi dengan mudahnya.

Yang membuatku semakin salut adalah, saat ini banyak sekali anak-anak yang telah menerbitkan buku yang berisi tulisan mereka sendiri. Anak-anak yang baru berusia 5 sampai 12 tahun itu berhasil membuat sebuah karya yang bagus sekali. Dan, kini sudah semakin banyak karya anak-anak yang dibukukan.



Buku karya para penulis kecil yang dikoleksi oleh Shasa

Penulis-penulis kecil itu sangat luar biasa. Ada yang telah menghasilkan buku kumpulan puisi yang sangat indah, seperti Abdurrahman Fais dan Dewa. Banyak juga yang telah menerbitkan kumpulan cerpen mereka, dan semuanya bagus-bagus. Satu lagi yang membuatku kagum adalah ada yang telah menerbitkan novel yang berseri pada usia belasan tahun. Hebat...!

Penulis-penulis kecil itu telah menginspirasiku untuk tetap semangat dalam menulis. Shasa juga sangat menyukai karya penulis-penulis cilik itu. Itulah sebabnya dulu Shasa minta dibuatkan blog, agar dia juga bisa belajar menulis. Shasa ingin sekali suatu saat dapat seperti penulis-penulis kecil itu. Sayangnya, saat ini semangat Shasa untuk ngeblog sedang merosot.

Apakah penulis-penulis kecil itu juga mempunyai blog ya ? Jika mereka punya blog, mungkin saja akan banyak award yang mereka terima. Karena pasti blog mereka ramai dikunjungi banyak orang, apalagi dengan kepandaian mereka merangkai kata di usia yang masih sangat muda itu.

Ohya, bicara tentang blog, beberapa hari yang lalu Bang Iwan membagikan banyak award kepada pengunjung blog Fatamorgana-nya. Dan, dari 8 buah award yang dibagikannya, aku mengambil 2 buah diantaranya. Terima kasih Bang karena telah membagikan award yang cantik ini.





Selain itu, ada juga award yang sama persis yang telah dikirimkan Mas Edwin dan Dhe kepadaku, berupa award ber-backlink. Karena kebetulan sebelumnya aku telah mengerjakan award serupa, maka kali ini aku hanya majang award dari mas Edwin dan Dhe beserta link Edwin's Personal Blog serta Curahan Matahari aja. Minta maaf ya....

Selanjutnya, tiga buah award yang cantik itu akan aku bagikan kepada siapa saja yang belum memilikinya dan telah mampir di blog ini. Jadi, tak perlu ijin padaku, tinggal ambil dan angkut awardnya ya ? Salam persahabatan...



Selasa, 26 Januari 2010

Indahnya berbagi

Aku menemukan sebuah cerita yang sangat bagus dalam buku Chicken Soup for the Kid's Soul : "Malaikat Pelindung". Judulnya adalah "Orang Berkelimpahan" yang ditulis oleh Jerry Ulman. Sebuah cerita singkat yang menceritakan tentang indahnya berbagi. Dan, sengaja kali ini aku ingin menceritakannya disini (dengan sedikit meng-editnya), untuk kita renungkan bersama.

Di sebuah daerah pedesaan di Ohio, terdapat sebuah rumah pedesaan yang sederhana. Rumah itu dihuni oleh sepasang suami istri. Mereka hidup pas-pasan saja, tidak kaya namun juga tidak miskin. Suatu hari, ketika mereka sedang duduk makan malam, terdengar ketukan di pintu.

Ketika pintu dibuka, ternyata berdirilah seorang lelaki tua dengan pakaian yang compang-camping. Kancing bajunya tak lagi lengkap, celananya pun sudah sobek disana sini. Dia membawa sekeranjang sayuran yang ditawarkannya pada pemilik rumah yang sederhana itu. Karena mereka ingin lelaki tua itu segera pergi, maka dibelilah sayuran itu.

Itulah awal perkenalan mereka. Selanjutnya, setiap minggu lelaki tua itu menjual sayuran pada pasangan suami istri itu. Pertemuan yang terjadi berulang kali telah menumbuhkan rasa persahabatan di antara mereka. Meskipun penjual sayur itu hampir buta karena menderita katarak, namun dia tetap ceria dan bersemangat. Keramahan penjual sayur tua itu membuat pasangan suami istri itu jadi merindukan kehadiran penjual sayur tua dan miskin itu setiap minggunya.

Suatu hari penjual sayur tua itu bercerita dengan sangat gembira, "Kemarin saya mendapatkan berkah yang sangat luar biasa. Saya menemukan sekeranjang pakaian di luar rumah saya. Ada yang meninggalkannya di situ untuk saya."

Pasangan suami istri itu tahu bahwa si penjual sayur tua sangat membutuhkan pakaian, dan mereka berkata, "Bagus sekali."

Tapi ternyata penjual sayur tua itu berkata, "Yang paling membahagiakan adalah .... saya berhasil menemukan keluarga lain yang benar-benar membutuhkan pakaian-pakaian itu." Dan tawa bahagia hadir di wajah tuanya.

*****

Meskipun penjual sayur tua itu hidup dalam kemiskinan, tapi ternyata dia menganggap dirinya sudah hidup "berkelimpahan". Dia merasa sudah mendapatkan banyak berkah dalam hidupnya, sehingga pakaian yang didapatkannya malah diberikannya kepada orang lain, yang dianggapnya lebih membutuhkan daripadanya. Subhanallah...

Meskipun hidup dengan mata yang nyaris buta, namun penjual sayur tua itu tidak buta mata hatinya. Dia memiliki cinta yang luar biasa dan tanpa segan membaginya kepada orang lain. Betapa indahnya dapat berbagi dengan orang lain. Betapa membahagiakannya dapat membahagiakan orang lain. Betapa senangnya dapat mengasihi dan dikasihi orang lain. Kebahagiaan akan terasa semakin indah saat dibagikan lagi kepada orang lain. Cinta kasih akan semakin subur dengan disebarkan kepada sesama.

Apakah kita dapat bersikap seperti penjual sayur yang tua itu ? Sementara selama ini banyak manusia memperebutkan kenikmatan yang lebih banyak dibandingkan lainnya. Begitu banyaknya manusia yang malah tega merebut hak milik orang lain. Egoisme dan keserakahan telah menjadi 'raja' di hati mereka dan telah melupakan hati nurani.

*****

Dan dengan semangat berbagi itulah, maka kali ini aku ingin membagikan award yang aku dapatkan dari Mas Cahyadi beberapa saat yang lalu. Kebetulan mas Cahyadi telah membuat sebuah award yang sangat cantik yang bertemakan : "Hidup untuk memberikan kasih". Dan inilah award itu...


Dan dengan semangat berbagi kebahagiaan dan kasih sayang, maka award ini aku kirimkan lagi kepada : semua yang telah berkomentar disini. Jangan ragu-ragu, segera diambil ya..? Salam persahabatan...

Senin, 25 Januari 2010

Tag dan award dari sahabat

Dapat tag lagi nih, kali ini dari mbak Fanda dan mbak Irma. Setelah kemarin mbak Sinta memintaku untuk menceritakan tentang buku-buku yang kuingat selama 15 menit, maka kini aku diminta lagi untuk cerita tentang buku. Hanya saja, kali ini aku diminta untuk menceritakan tentang buku-buku yang telah dengan sukses membuatku menangis. Bentar..., berpikir dulu ya ?


Oke.., mari kita mulai. Sebenarnya, aku sudah banyak lupa tentang buku-buku lama yang aku baca bertahun-tahun yang lalu.Yang lebih banyak kuingat adalah buku-buku yang akhir-akhir ini aku baca. Selain itu, sebagian besar buku-buku yang aku nominasikan dalam 15 buku yang menarik itu telah dengan sukses membuatku mencucurkan air mata. Tapi tak apalah, jika kita mulai membicarakannya satu persatu.


1. Laskar Pelangi ~ Andrea Hirata
Aku tak henti menitikkan air mata saat Lintang akhirnya harus melepaskan impiannya untuk dapat terus bersekolah. Ketegaran Lintang menghadapi getirnya hidup justru membuat air mataku tak dapat kubendung lagi.

2. Sang Pemimpi ~ Andrea Hirata
Banyak penggalan peristiwa dalam buku ini yang membuatku menangis :

  • Rekaman adegan saat Arai -sang Simpai Keramat- dijemput oleh Ikal dan ayahnya adalah momen yang paling menyesakkan dada. Betapa anak sekecil itu telah menjalani hidup yang sangat berat dengan ketabahan yang luar biasa.
  • Saat Ayah Ikal menerima raport Ikal yang jelek dan tetap tersenyum tanpa banyak bicara... sungguh aku merasa ikut sedih.
  • Sewaktu Jimbron menyerahkan celengan kudanya kepada Arai dan Ikal, adalah momen paling mengharukan dari kisah persahabatan mereka. Ketulusan itu ada, dan tak butuh banyak kata-kata.

3. Semua novel Torey Hayden

Karena Torey menceritakan pengalaman hidupnya dalam menangani anak-anak yang bermasalah, maka di hampir semua bukunya aku menitikkan air mata. Aku merasa sedih dan trenyuh akan buruknya nasib anak-anak yang 'ditangani' oleh Torey dan betapa mereka ternyata sangup menanggung derita seberat itu.


4. A Child Called It ~ Dave Pelzer

Buruknya perlakuan yang diterima Dave dari ibu kandungnya mau tak mau membuatku menangis. Bahkan, beberapa dari perlakuan itu kuanggap sangat tidak manusiawi... bahkan membuatku mual dan tak akan pernah sanggup membacanya lagi... Namun ternyata seorang Dave mampu melewati semua itu dengan baik dan dia tidak menjadi pribadi yang "bermasalah". Sungguh seorang anak yang sangat kuat mentalnya.

5. The Lost Boy ~ Dave Pelzer
Meskipun Dave telah berhasil keluar dari rumah ibunya, tapi tetap saja dihadapkan pada 'kesulitan' yang tiada akhir. Dave hidup dalam bayang-bayang ketakutan. Yang menyedihkan bagiku adalah saat-saat Dave berharap ayahnya datang untuk menjemputnya, tapi tak juga menjadi nyata.


6. Tumbuh di Tengah Badai ~ Herniwatty Moechiam
Yang membuatku menitikkan air mata disini karena beratnya perjuangan seorang ibu dalam mendidik anaknya yang autis. Perjuangan yang tidak mudah mengingat sang suami tidak memberikan dukungan, bahkan menambah permasalahan. Yang mengharukan juga adalah karena pada akhirnya sang ibu berhasi "menyelamatkan" sang anak Autis dan membimbingnya menuju tangga keberhasilan.

7. Tuhan, Jangan Tinggalkan Aku ~ Enny Arief dan Pipiet Senja
Adegan yang tak dapat membendung air mataku adalah saat Enny dan anaknya mendapatkan perlakuan yang kasar dari Gez. Betapa cinta kasih Enny kepada anaknya sangat besar, sehingga dia mau melakukan apa saja demi kebahagiaan anaknya. Yang paling meyayat hati adalah saat sang anak berkata :
"Iya... aku nggak akan nangis, Mama. Nggak akan jerit-jerit, Mama. Asalkan Mama ke sini lagi, hati-hati, ya Mama..." (halaman 148)


8. Nadya Kisah Dari Negeri yang Menggigil ~ Abdurahman Faiz
Buku yang berisi kumpulan puisi dari seorang anak yang sangat peka terhadap permasalahan sosial di lingkungannya. Beberapa puisinya telah membuatku mengharu biru dan menitikkan air mata, namun yang paling berhasil membuatku menangis adalah puisi yang berjudul : Negeri Yang Menggigil (untuk adinda Khaerunisa)

9. Chicken Soup for The Parent's Soul ~ Jack Canfield dkk
Banyak kisah nyata yang disajikan dalam buku ini telah membuatku terharu dan menitikkan air mata.

10. Perempuan Kedua ~ Labibah Zain
Kumpulan cerpen yang menceritakan berbagai problema perempuan itu benar-benar membuatku sedih. Terutama cerpen yang berjudul Layli, sementara kisah-kisah lainnya meskipun sempat membuatku sedih, nelangsa dan kecewa, tapi tak sampai membuatku mengeluarkan air mata.

Sepertinya sepuluh buku itu saja yang masih kuingat karena kebetulan bukunya juga masih aku simpan di rumahku. Sedangkan yang lain-lain, aku tak begitu jelas mengingatnya apalagi sudah aku simpan rapi di rumah orang tuaku. Yang penting aku berhasil mengerjakannya... lega banget. Apa teman-teman ada yang tertarik juga mengerjakan tag ini ? Kalau mau, aku dengan senang hati mempersilahkan teman-teman untuk mengerjakannya juga. Dengan begitu, aku jadi punya referensi buku yang layak aku baca juga kan ?

Ohya, mbak Fanda selain men-tag aku juga telah berbagi award yang lucu. Lumayan, sebagai pengobat lelah setelah aku ngubek-ngubek rak buku. Inilah award itu... dan bagi teman-teman yang mengerjakan tag tentang buku-buku yang bisa membuat kalian menangis -seperti di atas- maka bolehlah membawa award ini pulang. OK ?


Salam persahabatan dan sampai jumpa lagi...


 

Sabtu, 23 Januari 2010

Backlink... lagi

Aku dapat award lagi. Sebenarnya sudah lama juga aku menerimanya. Tapi selalu saja tertunda untuk memajangnya. Tiga buah award yang 'sejenis' dari mbak Clara dan mbak Henny. Mengapa aku katakan sejenis ? Jawabnya adalah karena keduanya adalah award yang ber-backlink. Dulu, aku pernah juga mendapatkan award seperti itu (sama caranya, hanya beda awardnya) dan kini aku mendapatkannya kembali.

Terima kasih banyak untuk mbak Clara dan mbak Henny atas awardnya. Langsung saja aku sampaikan peraturan yang selalu ada menyertai award yang ber-backlink, yaitu : inuel, si_isna, ratna wulandari, elpa, kang sugeng, yunna, nuansa pena, jimox, bli jhoni dan rizky2009.

Berikan memberikan award ini kepada 10 orang blogger lainnya.
Dan lalu kesepuluh penerima award itu harus berkunjung atau menaruh link blog berikut ini:
*untuk award dari Mbak Clara

  1. Ica
  2. Firman
  3. Aban
  4. Coretanku
  5. Warna
  6. Ordinary
  7. Another
  8. Agung Aritanto
  9. Duniakura2
  10. The Others...

*untuk award dari mbak Henny

  1. Trik Gratisan
  2. Firmanthok
  3. Aldien Blog
  4. Coretanku
  5. Blognya sii Wina
  6. Ordinary blog
  7. Catatan syifa.
  8. Moody-ninneta
  9. Henny
  10. The Others...

Nanti silahkan taruh link anda di nomer 10 jangan nomer lainnya dan hilangkan link nomer 1.
Nah, silahkan copy paste saja, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link blog/website kamu di posisi 10. Ingat, kamu harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika kamu tiba2 di posisi 1, maka link kamu akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10.
Ketika posisi kamu 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Untuk 10 sahabat yang menerima award ini, harap awardnya diambil dan dipajang dengan senang hati. Tapi..., jika sahabat-sahabat tidak bersedia menerima (karena malas memasang backlink yang banyak itu) aku juga tak memaksa. kok Terima kasih dan salam persahabatan...






Kamis, 21 Januari 2010

15 buku diantara tumpukan buku

Sama seperti mbak Fanda, aku dapat tag dari mbak Sinta. Kali ini tag-nya adalah tentang tugas ini tentang 15 buku yang aku ingat dalam waktu 15 menit. Nah, karena waktunya sangat singkat (hanya 15 menit) maka aku harus segera menyelesaikannya nih. Apalagi mbak Fanda, Mbak Elly dan mbak Anazkia (yang ternyata juga nge-tag aku) telah dengan sukses menyelesaikan tag ini lebih dulu dariku.... ^_^

Yang pertama tentu saja aku harus membongkar ingatanku tentang tumpukan buku-buku yang sudah aku baca. Terus terang, aku tak bisa langsung menentukan 1 diantaranya. Jika mau jujur, yang lebih banyak kuingat adalah buku-buku yang baru-baru ini aku baca. Sementara buku-buku yang sudah lama, lebih banyak terlupa. Selain itu, yang serta merta masuk dalam memory-ku adalah buku-buku yang telah aku tulis review-nya diblog ini. Hal ini membuatku bertekad untuk lebih sering lagi me-review buku agar ingatanku terhadap sebuah buku dapat lebih 'awet'.

Dan, setelah berpikir selama kurang dari 15 menit, akhirnya ketemu juga ke-15 buku itu. Dan hasilnya adalah seperti di bawah ini (catatan : nomor tidak menentukan 'peringkat' lho ya...).





1. Three Cups of Tea ~ Greg Mortenson
Buku yang menggambarkan perjuangan sang penulis untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat miskin yang ada di suatu desa yang bernama Korphe, terletak di Pakistan Utara. Apapun dilakukannya untuk dapat melakukan misinya tersebut, meskipun seringkali dihadapkan dengan berbagai macam halangan.


2. Trilogi Lord of The Rings ~ J.R.R. Tolkien
Buku yang sangat dahsyat menurutku, penggambarannya begitu detil yang menceritakan nafsu manusia untuk berkuasa. Meskipun sudah difilmkan dengan sangat bagus, tapi menurutku bukunya jauh lebih bagus.


3. No One's Perfect ~ Hirotada Ototake
Betapa aku sangat kagum dengan Ototake, penulis buku ini, yang meskipun cacat tapi mampu melakukan banyak hal seperti orang normal lainnya. Kepribadian Oto-Chan (begitu dia disapa) yang luar biasa adalah akibat penerimaan dan cinta kasih dari orang tua dan lingkunannya. Mereka semua sungguh hebat.


4. Tetralogi Laskar Pelangi ~ Andrea Hirata
Novel Indonesia yang paling aku suka memang Tetralogi Laskar Pelangi. Aku sangat kagum dengan semangat yang ada dalam buku-buku tersebut. Cinta kasih kepada sesama, penghormatan kepada yang tua, persahabatan yang tulus, keberanian mengejar mimpi adalah nafas dari tetralogi tersebut.


5. Ma Yan ~ Sanie B. Kuncoro
Ma Yan adalah seorang gadis kecil yang luar biasa. Meskipun hidup dalam kemiskinan, di desa yang miskin di Zhangjiashu - China, namun semangatnya untuk menuntut ilmu benar-benar tak luntur sedikitpun. Keteguhan hati seorang gadis kecil yang patut ditiru.


6. Tumbuh di Tengah Badai ~ Herniwatty Moechiam
Semua orang pasti mengharapkan mempunyai anak yang sehat dan normal. Tapi bagaimana jika harapan itu tak menjadi kenyataan? Herniwatty telah menuliskan pengalamannya dalam mendidik dan membesarkan seorang anak yang menderita autis. Perjuangan yang dilaluinya sangat berat, apalagi ditambah dengan masalah yang hampir meruntuhkan rumah tangganya.


7. Tuhan Telah Memutuskan ~ Dr. Free Hearty, M.Hum
Sebuah novel yang bercerita tentang problematika rumah tangga seorang wanita lugu. Didera dengan masalah perkawinan yang luar biasa, hampir saja membuatnya jatuh. Namun berkat dukungan dari sahabatnya, dia mampu ber-metamorfosis dari seorang wanita yang dihinakan menjadi seorang wanita yang mampu memperjuangkan haknya.


8. Escape Over The Himalaya ~ Maria Blumencron
Buku ini mendokumentasikan kisah pengungsian 6 orang anak Tibet yang luar biasa.
Impian orang tua yang menginginkan masa depan yang lebih baik bagi anak-anaknya membuat mereka nekad mengungsikan anak-anaknya yang masih kecil-kecil. Meskipun jika anaknya telah selamat melalui medan yang sangat berat, tak ada jaminan bahwa mereka dapat bertemu kembali dengan anak-anak itu.


9. 5 Cm ~ Donny Dirganthoro
Dengan mengusung tema persahabatan, maka dibandingkan dengan buku-buku yang lain, buku ini lebih "ringan" dalam penyampaian. Dengan bahasa yang kocak dan segar, kita mengikuti kisah persahabatan Arial, Genta, Riana, Zafran dan Ian. Yang menarik adalah dalam buku ini banyak bertebaran potongan-porongan lirik lagu dan adegan-adegan film yang diramu dalam percakapan-percakapan yang segar.


10.Toto Chan ~ Tetsuko Kuroyanagi
Toto Chan adalah seorang anak dengan rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Rasa ingin tahunya yang sangat tinggi itulah yang menyebabkannya dikeluarkan dari sekolahnya yang lama. Beruntung akhirnya orang tua Toto Chan menemukan sebuah sekolah yang siap menerima Toto Chan dengan segala keunikannya. Nama sekolah itu adalah Tomoe Gakuen yang kelasnya terbuat dari bekas gerbong-gerbong kereta api.


11. Sybil ~ Flora Rheta Schreiber
Buku ini adalah hadiah ulang tahun dari suamiku (saat itu belum berstatus suami) pada 13 tahun yang lalu. Buku yang bercerita tentang seorang gadis yang memiliki 16 kepribadian. Sebuah kisah yang sangat mencengangkanku pada saat itu, bahkan untuk menyatukan seluruh kepribadian itu menjadi satu sang terapis membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun.


12. Kevin ~ Torey Hayden
Sebenarnya aku menyukai semua karya Torey. Namun untuk kasus Kevin, aku sangat tertarik pada usaha pemerintah USA dalam menangani anak-anaknya yang 'berkebutuhan khusus' seperti Kevin. Begitu banyak program yang dibuat, begitu banyak masyarakat yang dilibatkan, semuanya bertujuan untuk membantu 'kesembuhan' anak-anak itu.


13. A Man Named Dave ~ Dave Pelzer
Sebenarnya ini buku ketiga dari trilogi kisah Dave Pelzer. Sebenarnya aku suka ketiganya (termasuk A child called It dan The Lost Boy). Namun aku lebih menyukai buku ketiga karena di buku ini sudah tak fokus bercerita tentang penyiksaan yang dialami Dave sewaktu kecil. Selain itu, aku suka dengan semangat Dave untuk berdamai dengan masa lalunya, menerimanya tanpa dendam, dan berusaha bangkit tanpa harus terpuruk terlebih dahulu.


14. "The Lady Di" Conspiracy ~ Indra Adil
Buku fiksi ini mencoba menyusun teori tentang konspirasi yang ada di balik kematian Lady Di. Testimoni dari Taufiq Ismail menurutku sangat pas menggambarkan buku ini : "Alur logikanya sangat cerdas dan mampu mengiringi kita untuk mempercayai bahwa skenario pembunuhan Putri Diana takkan berbeda jauh dari cerita semi fiksi yang dikarang oleh Indra Adil."


15. Seribu Masjid Satu Jumlahnya (Tahajud Cinta Seorang Hamba) ~ Emha Ainun Nadjib
Bukunya tipis dan tidak terlalu besar, tapi isinya sangat bagus menurutku. Yang unik dari buku ini adalah menggabungkan antara prosa dan puisi. Aku suka membaca puisi-puisi Emha di buku ini.


Nah.., selesai sudah... Leganya... hehehe. Ohya, dari kelima belas buku itu aku hanya dapat menghadirkan 12. Karena 3 buah buku diantaranya tak ada padaku saat ini :
- Toto Chan : sedang dipinjam teman yang sekarang menetap di Ponorogo
- "The Lady Di" Conspiracy : aku dulu bacanya juga minjam punya teman... :p
- Seribu Masjid Satu Jumlahnya : karena aku menyimpannya di rumah orang tuaku.


Di antara buku-buku yang menarik bagiku di atas, adakah yang sama denganmu sahabat ?


Minggu, 10 Januari 2010

Persahabatan Shasa dan Lutfi


Shasa punya seorang sahabat yang sangat dekat, Lutfi namanya. Mereka mulai dekat sejak TK B, meskipun sudah sekelas sejak Play Group. Di kelas Nol Besar itulah Shasa dan Lutfi baru menemukan kecocokan satu sama lain, kebetulan mereka berdua sama-sama masih berstatus anak tunggal. Kedekatan itu otomatis mendekatkan kedua belah pihak orang tua juga.


Lulus dari TK, mereka berdua sebenarnya sudah sepakat untuk masuk SD yang sama. Aku dan suami serta orang tua Lutfi sudah sepakat untuk mendaftarkan mereka berdua di sekolah yang sama. Tapi apa mau dikata, takdir berkata lain. Karena sekolah yang kami tuju adalah sekolah favorit, otomatis pendaftarnya banyak. Saingan pun makin banyak... meskipun dasar penerimaan hanyalah umur.

Lutfi yang pada saat mendaftar usianya masih 6,6 tahun kalah bersaing dengan anak-anak lain yang lebih tua umurnya. Sementara itu Shasa dapat diterima. Akhirnya dengan berat hati, Lutfi mendaftarkan ke sekolah lain... yang letaknya tak jauh dari rumahnya.

Sejak saat itu, pertemuan Shasa dan Lutfi hanya terjadi 2 atau 3 bulan sekali. Selain jadwal kesibukan masing-masing yang berbeda, namun juga karena rumah mereka berdua berjauhan. Pertemuan itu selalu direncanakan pada saat libur sekolah ataupun saat mereka selesai menjalani ulangan. Biasanya mereka akan bergantian berkunjung.

Kalau Shasa yang maen ke rumah Lutfi, maka biasanya aku dan suami mengantarkan Shasa pukul 09.00 WIB. Setelah itu Shasa kami tinggalkan disana. Nanti waktunya pulang, Shasa akan diantarkan oleh orang tua Lutfi sampai ke rumah. Begitu juga sebaliknya jika Lutfi datang ke rumah kami, maka orang tuanya hanya bertugas mengantarkan. Sementara tanggung jawab "mengembalikan" ada pada kami. Biasanya, Shasa / Lutfi baru kembali pulang ke rumah antara pukul 17.00 s/d 20.00 WIB.

Satu hal yang aku catat dari persahabatan mereka adalah, selama mereka bersama berjam-jam lamanya, tak sekalipun aku mendengar mereka saling bertengkar. Sementara Shasa jika bersama teman-temannya yang lain ataupun dengan saudara-saudara sepupunya, pasti ada saat-saat bersitegang/bertengkarnya. Tapi dengan Lutfi berbeda... mereka selalu rukun tanpa pernah bertengkar.

Aku dan suami serta kedua orang tua Lutfi berharap, agar persahabatan mereka dapat terus terbina sampai mereka dewasa kelak. Kami sama-sama berharap mereka dapat menjadi saudara, mengingat mereka sejauh ini sama-sama masih berstatus anak tunggal. Sejauh ini persahabatan mereka membawa hal-hal positif dan kami sangat mendukungnya.

Bicara tentang persahabatan... sekali lagi aku merasakan persahabatan yang indah lewat dunia maya ini. Melalui blog-ku, aku dapat mengenal dan merasa dekat dengan sahabat-sahabat blogger lainnya. Aku merasa ada perasaan bahagia diantara para blogger jika dapat berbagi dengan para sahabat blogger lainnya. Misalnya saja berbagi ilmu/pengetahuan, berbagi suka/duka... termasuk berbagi award...!

Aku selalu semangat nih kalau sudah bicara tentang award. Kali ini bicara tentang award dari Bang Munir yang sedang berbagi award dengan para sahabatnya. Berhubung award yang dibagikan bang Munir kebanyakan sudah aku miliki, maka aku mengambil sebuah award yang kebetulan aku belum punya yaitu : "meow award". Awardnya lucu dan unik... makanya aku suka sekali. Untuk Bang Munir, terima kasih telah tanpa segan berbagi semua hal.... termasuk award ya... Semoga tetap semangat untuk terus berbagi.


Selanjutnya, bagi sahabat-sahabat lain yang tertarik juga dengan "meow award" di atas.. silahkan diambil. Tanpa persyaratan apa pun dan... gratis... hehehe. Semoga saja persahabatan antara kita, meski hanya lewat dunia maya, dapat terjaga. Amin...

Salam persahabatan...


Jumat, 08 Januari 2010

Rumah-ku

Satu hal yang aku syukuri saat ini adalah... aku telah memiliki sebuah rumah. Meskipun tergolong RSS dengan type 36/80 dan masih sederhana, rumahku tetaplah istana bagiku. Rumah yang telah kami dapatkan atas hasil kerja kerasku dan suamiku selama bertahun-tahun adalah kebanggaanku. Apalagi mengingat betapa mahalnya harga rumah pada saat ini, maka rumah mungilku benar-benar aku syukuri.




Aku ingat sekali, dulu pada tahun 1998, sesaat sebelum kami menikah suamiku mengajukan gagasan untuk membeli rumah lewat KPR. Saat itu aku sebenarnya agak keberatan, mengingat gaji kami saat itu rasanya belum cukup untuk membayar cicilan rumah. Namun suamiku tetap ngotot ingin mendapatkan rumah. Akhirnya mulailah kami mencari informasi tentang rumah-rumah yang dijual lewat KPR. Dari beberapa kantor pemasaran perumahan yang kami datangi, akhirnya kami temukan yang sesuai dengan kemampuan kami. Alhamdulillah, akhirnya kami dapatkan juga sebuah rumah yang mulai kami tempati sejak tahun 2002 setelah sebelumnya kami kontrakkan.

Pada saat itu sih harga rumah belum semahal sekarang. Kalaupun ada yang mahal, itupun masih jauh dibawah harga rumah pada saat ini, Mungkin kalau sekarang aku mau ambil KPR, aku tak kuat membayar uang muka dan angsuran bulanannya yang sudah sangat tinggi itu. Aku jadi berpikir, kalau rumah di Kota Madiun saja sudah semahal itu, bagaimana dengan rumah-rumah di kota besar ya ?

Dengan harga rumah yang semakin mahal pada saat ini, maka akan semakin sulit bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk mendapatkan rumah yang layak huni. Padahal rumah adalah salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Aku punya teman, yang sampai pensiun belum juga mempunyai rumah. Kasihan sekali ya..? Jadi, belajar dari pengalaman teman itu, aku dan suami pun berusaha untuk mendapatkan rumah untuk tempat bernaung kami. Sederhana tak mengapa, yang penting nyaman untuk ditinggali.

Sebenarnya Shasa sudah mengajukan pertanyaan kapan rumah kami akan direnovasi. Memang, semenjak kami tempati rumah itu belum kami renovasi sama sekali. Kalau perbaikan-perbaikan kecil sih sudah sering kami lakukan. Tapi yang dimaksud Shasa adalah "membongkar" rumah dan membangun yang baru lagi. Lucunya, setiap kali Shasa nonton acara Bedah Rumah di televisi, Shasa selalu berkata agar kami mengikuti acara tersebut. Katanya, setelah dibedah... rumah kami akan jadi bagus. Hehehe...

Kalau sekarang sih aku merasa sangat kaya... karena punya 3 buah "rumah". Yang satu adalah rumah yang aku tinggali dengan suami dan anak tercintaku. Sementara 2 rumah lainnya adalah... rumah dunia mayaku : kedua blog punyaku..! Satu rumah sudah aku ciptakan setahun yang lalu, sementara rumah kedua baru beberapa bulan yang lalu. Satu rumah lebih sering aku gunakan untuk tempatku menuangkan uneg-uneg. Sementara rumah kedua lebih sering aku gunakan untuk menyimpan aneka bingkisan dari teman-teman yang kebanyakan berwujud award. Sebenarnya aku juga sedang mempersiapkan Gudang untuk award, tapi sampai sekarang belum selesai... hehehe.

Dan... inilah rumahku untuk menyimpan aneka bingkisan atau award dari teman-teman. Sudah banyak award yang tersimpan di sini dan kini akan bertambah lagi dengan award dari Mbak Elpa dan Setia Kasih. Terima kasih banyak untuk award yang dikirimkan ke rumah mayaku ini. Dengan senang hati aku akan memajangnya disini. Inilah dia 2 award penghuni baru rumah mayaku ini :


Award dari mbak Elpa


Award dari Setia Kasih

Award ini selajutnya ingin aku bagikan kepada sahabat-sahabatku... tapi aku tak tahu siapa yang belum kebagian award-award itu. Jadi, bagi siapa saja yang merasa belum punya kedua award itu silahkan diambil ya... Salam persahabatan...


Kamis, 07 Januari 2010

Yang menghangatkan di malam ini

Hujan yang turun sejak siang tadi hingga kini belum juga reda. Malam ini jadi terasa dingin. Saat seperti ini sih enaknya memang yang hangat-hangat. Seperti malam-malam biasanya, teh panas selalu aku sajikan. Tapi..., malam ini terasa ada yang kurang. Rasanya perlu kehangatan lain di malam yang dingin ini.


Untung saja..., aku mendengar suara penjual Putu Bumbung yang lewat di depan rumahku. Disebut Putu Bumbung karena Putu-nya dibuat dengan cara dimasukkan/dicetak dalam sebuah bumbung (batang bambu). Nah.., rasanya ini adalah pelengkap yang tepat dari teh panasku malam ini.

Aku segera keluar rumah dan memanggil penjual Putu Bumbung itu. Penjualnya berkeliling dengan menggunakan sepeda, dan karena sedang hujan... tak lupa dia membawa payung untuk menaunginya. Sebenarnya sih Putu Bumbung yang dijual secara berkeliling ini ukurannya kecil-kecil. Tapi tak apalah, untuk penghangat malam ini sudah cukuplah. Ada sih sebenarnya penjual Putu Bumbung yang enak di kotaku, tapi sayang sekali tempatnya jauh dari rumah. Malam-malam yang hujan begini tentu saja membuat kami malas keluar rumah.


Penjual Putu Bumbung dengan cekatan membuatkan pesananku. Aku hanya membeli 10 buah Putu Bumbung. Dan untuk itu aku hanya perlu membayar Lima Ribu Rupiah. Proses pembuatannya tak lama, sehingga untuk segera menikmati kehangatan itu di malam ini kami tak perlu menunggu lebih lama lagi.



Kehangatan malam ini terasa lebih lengkap dengan hadirnya bingkisan dari Mas Cahyadi. Mas Cahyadi telah mengirimkan bingkisan berupa beberapa buah award yang cantik untukku. Terima kasih banyak ya Mas... awardnya terasa menghangatkan di malam yang dingin ini.



Award dari Mas Cahyadi ini aku bagikan kembali kepada siapa saja yang mampir ke blog ini, yang telah follow blog ini, yang telah memberikan komentarnya maupun yang telah meninggalkan jejaknya di shoutmix-ku. Semoga bingkisan yang hangat ini diterima dengan senang hati... semoga dapat pula menghangatkan persahabatan di antara kita. Salam persahabatan.


 

Senin, 04 Januari 2010

Hadiah di awal tahun

Ada banyak hadiah di awal tahun 2010. Namun hadiah itu ada yang menyenangkan tapi ada juga yang menyedihkan. Hadiah yang menyenangkan aku terima dari sahabat-sahabat blogger. Siapa pun pasti sependapat bahwa mendapat hadiah dari para sahabat memang tentu menyenangkan. Tapi ada satu hadiah yang membuatku kaget sekaligus sedih. Hadiah itu dari Mbah Google...! Baru tadi pagi aku tahu bahwa PR blog "The Others.." tiba-tiba saja menjadi N/A...! Benar-benar hadiah yang tak menyenangkan di awal tahun...


OMG.., kenapa tiba-tiba mbah Google marah padaku ya ? Padahal sejak bulan Nopember blog ini sudah mendapat pagerank 3. Namun tiba-tiba saja hari ini, buussss... seperti sulap, hilang semua dalam sekejap. Dan aku yang tak tahu mengapa semua itu bisa terjadi, tak bisa berbuat apa-apa. Bisanya hanya bingung saja... *geleng-geleng kepala*

Ya sudahlah, meskipun pahit.. hadiah dari mbah Google ini aku terima dengan lapang dada. Aku janji, meskipun pagerank-ku dibanting oleh Mbah Google.. aku tak akan patah semangat dan akan tetap mencintai blog. Jika suatu saat nanti PR-ku kembali naik, ya Alhamdulillah.. tapi jika tetap jalan ditempat.. ya... sutra lah.. hehehe. Mbah Google tak bisa menghentikan semangatku untuk tetap blogging. Setuju ?

Daripada membicarakan mbah Google yang sedang ngamuk-ngamuk, lebih baik aku cerita saja tentang hadiah-hadiah yang menyenangkan saja. Kebetulan banyak sahabat yang sedang berbaik hati bagi-bagi hadiah nih. Di awal tahun 2010..., banyak hadiah bertebaran dari :

Rizky2009 ~ dari blognya aku mendapat hadiah-hadiah yang diperolehnya pada detik-detik menjelang pergantian tahun dan juga pada awal tahun seperti ini :



Nuansa Pena ~ yang sedang berbunga-bunga hatinya, sehingga lewat bahasa bunga membagikan beberapa hadiah yang indah juga buat kepada para sahabatnya :


Dan yang terakhir adalah Inuels ~ yang sedang berbunga-bunga karena ulang tahun ke-20 tahun telah menghadiahkan sebuah hadiah yang imut dan lucu :


Untuk sahabat semua.., terima kasih atas hadiah yang indah-indah ini. Semoga persahabatan kita dapat terus terjalin ya..? Ohya, bagi semua sahabat yang telah berkunjung ke blog ini, silahkan mengangkut hadiah mana yang kalian inginkan, karena di awal tahun ini aku ingin berbagi kebahagiaan juga.... Salam persahabatan.